Terlalu Banyak Tidur Saat Puasa Beresiko Sebabkan Pikun

Di bulan ramadhan, umat muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa selama satu bulan penuh. Puasa mengharuskan untuk tidak makan dan minum sepanjang hari. Selain itu, orang yang berpuasa juga harus bangun pada dini hari untuk makan sahur, sehingga waktu tidur seseorang di bulan puasa cenderung berkurang.

Meski di bulan puasa waktu tidur malam berkurang, tapi bukan berarti anda bisa menghabiskan sepanjang hari dengan banyak tidur. Tidur memang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, namun jika terlalu banyak tidur justru hal itu akan membawa dampak buruk bagi kesehatan. Ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris.

bahaya terlalu banyak tidur

Bahaya Terlalu Banyak Tidur Bagi Kesehatan


Sebuah studi yang dilakukan di University of Warwick, Inggris menemukan fakta bahwa tidur kurang dari 6 jam dan lebih dari 8 jam dalam sehari akan beresiko membuat seseorang memiliki masalah pada otak. Penelitian tersebut melibatkan 9.000 responden pria dan wanita yang berusia di kisaran 50-64 tahun dan 64-89 tahun untuk melihat resiko melemahnya otak ketika seseorang terlalu banyak tidur.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa mengoptimalkan tidur di usia yang lebih tua sangat membantu dalam menunda penurunan fungsi otak serta mampu mencegah resiko demensia alias pikun. Sebaliknya, terlalu banyak tidur yakni lebih dari delapan jam akan beresiko pada penurunan fungsi otak.

Lalu bagaimana sebaiknya? Dr Michelle Miller, selaku penulis studi tersebut menyarankan sebaiknya tidur dilakukan selama enam hingga delapan jam untuk menghindari penyakit-penyakit berbahaya seperti obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung dan stroke.

Mengingat dampak buruknya bagi kesehatan, maka penting bagi anda yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk tidak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. Akan lebih baik jika waku luang yang dimiliki diisi dengan berbagai aktifitas positif sehingga membuat diri anda tetap produktif meski dalam keadaan berpuasa.

Sebagai ganti waktu tidur anda yang sedikit berkurang akibat makan sahur, anda bisa mengambil sedikit waktu sekitar 20 menit di siang hari untuk memejamkan mata. Sedikit porsi waktu tidur di siang hari tersebut justru membawa dampak yang sangat bagus bagi kesehatan.

Tidak hanya di bulan puasa, di luar ramadhan pun anda juga harus bisa mengatur pola tidur dengan baik, tidak kurang dan juga tidak terlalu berlebihan. Dengan begitu, kesehatan anda utamanya fungsi otak anda akan tetap terjaga dengan baik.


EmoticonEmoticon