Cara Jitu Mengatasi Kurang Tidur Selama Bulan Ramadhan

Tidur yang cukup memang sangat penting untuk diperhatikan, karena berperan dalam mengembalikan stamina dan daya tahan tubuh serta meningkatkan konsentrasi. Idealnya, manusia memang butuh waktu tidur selama enam hingga delapan jam dalam sehari. Namun, bulan ramadhan yang mengharuskan bangun dini hari untuk makan sahur bisa mengurangi jatah tidur seseorang.

Kendati demikian, bukan berarti anda tidak bisa menyiasatinya. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk tetap bisa memaksimalkan waktu tidur yang cukup di bulan ramadhan. Berikut ini beberapa tips jitu untuk mengatasi kurang tidur selama bulan ramadhan yang bisa anda coba.

mengatasi kurang tidur

1. Tidur adalah prioritas utama

Tidur merupakan aktifitas dasar yang harus terpenuhi oleh siapapun. Jika kebutuhan tidur tidak terpenuhi maka akan berdampak buruk pada daya tahan tubuh anda. Selain itu, kurang tidur akan membuat performa kerja kurang maksimal dan menurunkan tingkat konsentrasi. Oleh karena itu, hal pertama yang harus anda lakukan adalah menjadikan tidur sebagai prioritas utama. Sesibuk apapun aktifitas anda, pastikan untuk selalu memenuhi waktu tidur yang cukup.

2. Tidur lebih awal

Usahakan tidur lebih awal untuk mengganti waktu tidur malam yang berkurang akibat makan sahur. Jika tidak ada keperluan yang berarti, segeralah mempersiapkan diri untuk tidur seusai shalat tarawih.

Anda juga bisa menyiasati waktu tidur yang berkurang dengan tidur lagi setelah makan sahur. Namun yang perlu diperhatikan, sebaiknya beri jeda beberapa saat sebelum anda kembali tidur untuk menjaga kesehatan pencernaan. Pasalnya, langsung kembali tidur seusai makan sahur akan menyebabkan makanan yang sudah masuk ke lambung naik kembali ke kerongkongan atau yang lebih dikenal dalam istilah medis sebagai refluks esofagus. Gunakan bantal yang lebih tinggi supaya tidak membuat makanan dan asam lambung naik ke tenggorokan.

3. Manfaatkan jam makan siang

Tips lain yang bisa anda lakukan untuk mengatasi kurang tidur selama puasa adalah dengan memanfaatkan jam istirahat siang. Bagi para pekerja kantoran, waktu istirahat siang sekitar satu jam bisa dimanfaatkan untuk tidur sejenak. Selain membuat anda lebih segar untuk kembali beraktifitas, tidur sejenak di waktu siang juga bisa menambal waktu tidur yang berkurang di malam harinya.

Bagaimanapun, tidur adalah kebutuhan dasar setiap orang yang harus dipenuhi. Dalam kondisi bagaimanapun, usahakan untuk tetap memaksimalkan waktu tidur sesuai anjuran kesehatan, yakni 6-8 jam sehari. Semoga beberapa tips mengatasi kurang tidur saat puasa di atas bisa menjadi solusi bagi anda untuk tetap bisa optimal menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan. 


EmoticonEmoticon