Panduan Sederhana Mengenal Siklus Haid Normal

Panduan sederhana mengenal siklus haid normal - Siklus haid atau menstruasi merupakan siklus bulanan yang terjadi pada tubuh wanita untuk mempersiapkan adanya kemungkinan kehamilan. Setiap bulan, terjadi pelepasan sel telur wanita (ovum) dari indung telur (ovarium). Peristiwa inilah yang disebut dengan ovulasi atau masa subur wanita. Artinya, ketika wanita sedang berovulasi, berarti ia sedang berada dalam masa subur.

Pada saat yang bersamaan, perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh wanita juga akan mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Jika pada saat ovulasi terjadi sel telur tidak dibuahi sperma, maka dinding rahim akan meluruh keluar melalui vagina, inilah yang kemudian disebut dengan haid atau menstruasi.

panduan menghitung siklus haid normal


Siklus Haid Normal

Cara menghitung siklus menstruasi pada wanita dimulai dari sejak hari pertama haid yang terakhir dialami hingga hari pertama haid berikutnya. Haid normal biasanya berlangsung selama 2-7 hari dengan siklus haid normal selama 21-35 hari. Seringkali siklus haid yang terjadi pada setiap wanita tidak sama. Oleh karena itu, jika anda mengalami menstruasi tidak seperti biasanya, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan apakah siklus haid yang anda alami normal ataukah tidak. (baca juga: 4 Larangan saat wanita haid)

4 Hal Dalam Siklus Haid yang Penting untuk Diperhatikan

Sebagai panduan untuk mengetahui apakah siklus haid anda normal ataukah terjadi gangguan, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pada siklus haid anda:

1. Tanggal
  
Hal pertama yang penting anda perhatikan dalam kaitannya dengan masalah siklus haid adalah masalah tanggal. Pastikan mencatat tanggal dimulai dan berhentinya menstruasi anda. Apakah lebih lama ataukah lebih cepat daripada biasanya.
  
2. Banyaknya menstruasi  

Selanjutnya, yang perlu anda perhatikan adalah frekuensi banyaknya menstruasi. Apakah lebih sering ataukah justru lebih jarang dari biasanya. Perhatikan berapa kali anda harus mengganti pembalut dalam sehari.
  
3. Perdarahan yang abnormal

Jika anda sering menjumpai flek-flek kecoklatan di antara periode menstruasi, mungkin anda sedang mengalami menstruasi dengan pendarahan yang abnormal.
  
4. Nyeri

Umumnya, nyeri pada saat menstruasi adalah hal yang biasa terjadi. Namun jika nyeri yang anda rasakan lebih berat dari biasanya maka ada kemungkinan anda sedang mengalami gangguan siklus menstruasi.

Penyebab Siklus Haid Tidak Normal atau Tidak Teratur

Gangguan siklus menstruasi bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain; Kehamilan atau sedang menyusui, gangguan makan, diet ekstrim, terjadi penurunan berat badan secara signifikan, akibat olahraga berlebihan, polycystic ovary syndrome (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik, premature ovarian failure atau kegagalan prematur indung telur, terjadi infeksi pada organ reproduksi, juga bisa disebabkan karena mioma uteri atau tumor jinak pada dinding rahim. (baca juga: Mengatasi bau tidak sedap saat menstruasi)

Gejala Siklus Haid Tidak Normal 

Siklus haid yang tidak normal bisa saja terjadi pada setiap wanita. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebagaimana sudah disebutkan di atas bisa anda jadikan sebagai indikator apakah siklus haid anda normal ataukah tidak. Segeralah berkonsultasi dengan dokter jika anda mengalami gejala-gejala sebagaimana berikut:
  • Menstruasi anda berhenti selama lebih dari 3 bulan, sementara anda sedang tidak dalam kondisi hamil
  • Menstruasi anda berlangsung lebih dari 7 hari
  • Anda mengalami menstruasi yang lebih banyak dari biasanya, hingga anda harus mengganti pembalut setiap 1-2 jam
  • Siklus menstruasi anda berlangsung kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari
  • Anda mengalami flek-flek kecoklatan pada saat siklus menstruasi
  • Anda merasakan nyeri hebat ketika menstruasi, bahkan mengganggu aktivitas anda sehari-hari

Itulah panduan sederhana dan mudah untuk mengenal siklus haid normal. Jika ada gejala-gejala yang mengindikasikan siklus haid anda tidak normal, segeralah konsultasikan ke dokter.


EmoticonEmoticon