Film-Film Perjuangan Kemerdekaan Indonesia Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Rekomendasi film perjuangan kemerdekaan Indonesia – Kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan mudah. Banyak pengorbanan telah dilakukan oleh para pejuang kemerdekaan di masa lampau sehingga hasilnya bisa kita nikmati seperti sekarang ini. Kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia ini sudah banyak diangkat ke dalam sebuah film. Melalui film tersebut kita bisa menyaksikan dan ikut merasakan bagaimana kegigihan para pejuang kita waktu itu dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Berikut ini saisane punya beberapa rekomendasi film perjuangan kemerdekaan Indonesia terbaik yang sangat recommended untuk kalian tonton. Semuanya adalah film-film lama yang keren dengan skenario dan kualitas akting yang patut diacungi jempol. Mungkin bisa menjadi rekomendasi juga bagi generasi zaman sekarang untuk mengingat kembali sejarah, bahwa betapa sulitnya usaha untuk meraih kemerdekaan. Sehingga tugas generasi sekarang adalah untuk bisa menghargai dan mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan aktifitas-aktifitas yang positif.

1. Naga Bonar

Film Perjuangan Kemerdekaan Indonesia Terbaik naga bonar

Naga Bonar adalah film komedi perjuangan yang rilis pada tahun 1986 an. Menceritakan tentang perjuangan Naga Bonar dan pasukannya melawan pasukan Belanda di daerah Sumatera Utara pasca proklamasi kemerdekaan. Film ini diperankan oleh sederet aktor ternama seperti Nurul Arifin, Deddy Mizwar, Wawan Wanisar, Roldiah Matulessy, Piet Pagau.

Naga Bonar adalah seorang pencopet yang sudah sering keluar-masuk penjara Jepang ketika itu. Saat itu, kemerdekaan indonesia sudah diproklamasikan di Jakarta. Sementara di Medan mereka masih harus berjuang melawan tentara Belanda yang bermaksud masuk Indonesia untuk berkuasa lagi. Sepulang dari penjara, Naga Bonar menjadi tentara garis depan untuk memerangi Belanda.

Film ini berhasil memborong sederet penghargaan dan prestasi pada waktu itu, yaitu:
  • Piala Citra untuk Film Terbaik 1987
  • Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik (1987 · Deddy Mizwar)
  • Piala Citra untuk Penata Suara Terbaik (1987 · Hadi Artomo)
  • Piala Citra untuk Penulis Skenario Terbaik (1987 · Asrul Sani)
  • Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik (1987 · Roldiah Matulessy)
  • Piala Citra untuk Penata Musik Terbaik (1987 · Franki Raden)


2. Tjoet Nja' Dhien

Film Perjuangan Kemerdekaan Indonesia Terbaik tjoet nja' dhien

Adalah film biografi sejarah bertema perjuangan kemerdekaan. Film ini berkisah tentang pejuang wanita asal Aceh, Tjoet Nja' Dhien dan teman-teman seperjuangannya yang sangat gigih dalam melakukan perlawanan terhadap tentara Belanda yang menduduki Aceh pada masa penjajahan Belanda. Perang yang berkecamuk antara rakyat Aceh dan tentara Belanda ini berlangsung lama dan dikenal sebagai perang terpanjang sepanjang sejarah kolonial Hindia Belanda. 

Sebagai seorang pemimpin, Tjoet Nja' Dhien menghadapi berbagai dilema ketika itu. Apalagi menyaksikan penderitaan yang dialami oleh para pejuang Aceh dan anggota keluarga mereka. Meski usianya yang sudah tua dan kondisi kesehatan yang semakin memburuk, namun Tjoet Nja' Dhien tetap teguh dengan pendiriannya untuk terus berperang melawan Belanda. Hingga akhirnya ia dikhianati oleh sahabat setianya, Pang Laot.

Beberapa penghargaan yang berhasil diraih film Tjoet Nja' Dhien:
  • Piala Citra untuk Film Terbaik 1988
  • Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik (1988 · Christine Hakim)
  • Piala Citra untuk Sutradara Terbaik (1988 · Eros Djarot)
  • Piala Citra untuk Penata Musik Terbaik (1988 · Idris Sardi)
  • Piala Citra untuk Pengarah Artistik Terbaik (1988 · Benny Benhardi)
  • Piala Citra untuk Penulis Skenario Terbaik (1988 · Eros Djarot)
  • Piala Citra untuk Pengarah Sinematografi Terbaik (1988 · George Kamarullah)
  • Piala Citra untuk Penulis Cerita Asli Terbaik (1988 · Eros Djarot)
  • Festival Film Bandung untuk Penata Kamera Film Terpuji (1989 · George Kamarullah)
  • Festival Film Bandung untuk Penata Artistik Film Terpuji (1989 · Benny Benhardi)
  • Festival Film Bandung untuk Penata Editing Film Terpuji (1989 · Karsono Hadi)
  • Festival Film Bandung untuk Penata Musik Film Terpuji (1989 · Idris Sardi)
  • Festival Film Bandung untuk Film Sejarah Terpuji 1989
  • Festival Film Bandung untuk Pemeran Utama Wanita Terpuji (1989 · Christine Hakim)


3. Janur Kuning

Film Perjuangan Kemerdekaan Indonesia Terbaik janur kuning

Kemerdekaan Indonesia sudah diproklamasikan pada tahun 1945. Meskipun begitu, masih banyak perjuangan pasca proklamasi yang masih harus dilakukan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satunya adalah perjuangan yang diceritakan dalam film Janur Kuning ini. Film ini mengambil latar belakang peristiwa enam jam di Yogyakarta. Janur Kuning berkisah tentang perjuangan untuk meraih kembali kemerdekaan Indonesia yang sempat direbut oleh sekutu. Tokoh perjuangan yang menjadi ikon dalam film ini adalah Soeharto, Jenderal Sudirman, dan Amir Murtono.

Membaca judul “Janur Kuning” sekilas mungkin tidak terdengar seperti film perjuangan, malah justru dikira film perkawinan. Janur Kuning adalah lambang yang dipakai oleh para tokoh perjuangan kemerdekaan ketika itu di lengan mereka. Film ini juga meraih banyak penghargaan pada tahun 1980, baik dari PPFI (Persatuan Perusahaan Film Indonesia) maupun dari FFI (Festival Film Indonesia). Namun kemudian film ini dilarang tayang karena dianggap memanipulasi sejarah.

Itulah beberapa film perjuangan kemerdekaan Indonesia terbaik versi saisane. Semoga bisa menjadi pengingat dan semangat untuk kita semua. Mari kita lanjutkan perjuangan mereka dengan membangun negeri ini ke arah yang lebih baik.


EmoticonEmoticon