Jenis-Jenis Fad Diet yang Sebaiknya Dihindari

Jenis-Jenis Fad Diet yang Sebaiknya Dihindari – Fad diet merupakan tipe diet paling fenomenal di era modern dan banyak orang yang mencoba untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan. Di era yang serba instan ini, program diet yang time-consuming atau menghabiskan banyak waktu kurang diminati banyak orang. Sebaliknya, penggunaan diet jangka pendek sangat diminati meskipun efek sampingnya sangat tinggi pada kesehatan. Fad diet merupakan salah satu tipe diet ekstrem, di mana orang yang melakukannya hanya memakan makanan tertentu dalam jangka waktu tertentu. Tujuannya adalah agar asupan nutrisi semakin berkurang sehingga berat badan pun akan turun dengan cepat.

Memang bukan rahasia lagi bahwa berat badan berlebih sangat dihindari banyak orang. Berbagai penelitian memperlihatkan efek samping dari obesitas bagi kesehatan. Oleh karena itu banyak orang yang mencari cara paling efektif dan cepat untuk bisa menurunkan berat badan. Fad diet atau sering disebut juga dengan crash diet merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Namun sayangnya tidak sembarang orang bisa melakukannya karena efek sampingnya sangat kentara bagi kesehatan. Berikut beberapa jenis fad diet yang sebaiknya dihindari. (baca juga: Turun berat badan 10 kg dalam seminggu)
Jenis-Jenis Fad Diet yang Sebaiknya Dihindari

  • Blood Type Diet

Jenis fad diet yang sebaiknya dihindari adalah blood type diet. Diet ini didasari sebuah asumsi tentang hubungan antara makanan yang dimakan dengan reaksi kimia pada salah satu tipe darah. Sebagai contoh, orang dengan tipe darah O harus memakan makanan seperti buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak dan harus menghindari gandum dan mentega. Namun sayangnya tidak ada bukti ilmiah yang memperlihatkan bahwa reaksi kimia pada tipe darah dapat memberikan efek pada penurunan berat badan. Dan tergantung dari tipe darah yang dimiliki, blood type diet ini akan sangat membatasi orang untuk memakan makanan tertentu.

  • Alkaline Diet

Salah satu jenis fad diet yang kontroversial adalah alkaline diet. Diet ini menganjurkan orang untuk mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan, di sisi lainnya tidak boleh mengkonsumi gula, mentega, daging, alkohol, kafein, dan makanan dalam kaleng. Dengan mengkonsumsi banyak makanan-makanan fresh memang dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat. Namun tidak ada bukti ilmiah yang mengemukakan bahwa menghindari makanan-makanan seperti diatas dapat menurunkan berat badan dengan cepat. Alkaline diet mengharuskan orang untuk tidak mengkonsumsi makanan-makanan tertentu sehingga memiliki resiko berlebih pada kesehatan.

  • Raw Food Diet

Konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian dalam jumlah banyak memang akan membuat orang yang melakukannya terhindar dari junk food. Hal inilah yang dipercaya sebagai cara paling efektif untuk menurunkan berat badan. Raw food diet ini memang berbasiskan konsumsi makanan mentah yang masih memiliki vitamin, nutrisi, dan serat dalam jumlah banyak. Berbeda dengan cara dimasak di mana makanan sudah kehilangan banyak nutrisi di dalamnya. Mengapa raw food diet tidak direkomendasikan untuk program diet? Hal tersebut karena raw food diet ini sangat tidak praktis. Anda harus melakukan banyak aktivitas hanya untuk sekedar mengkonsumsi makanan mentah agar layak dimakan. (selengkapnya: Diet dengan mengonsumsi makanan mentah)

  • Lemonade Diet

Lemonade diet merupakan salah satu jenis fad diet yang memiliki banyak efek samping bagi kesehatan. Orang yang melakukan lemonade diet ini hanya mengkonsumsi jus lemon selama 10 hari. Hal tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan dan psikologis seseorang. Lemonade diet biasanya digunakan oleh para selebritis ataupun model fashion agar bisa turun berat badan dalam waktu cepat.

Turun berat badan dengan cepat memang dinginkan oleh semua orang yang memiliki masalah dengan kegemukan. Namun pastikan bahwa cara diet yang anda lakukan tetap aman dan sehat bagi tubuh.


EmoticonEmoticon