Fakta Menarik Tentang Diet Atkins yang Harus Anda Tahu

Fakta Menarik Tentang Diet Atkins – Diet Atkins merupakan salah satu diet paling populer abad ini. Diet yang sering disebut juga dengan sebutan low-carb diet ini memang menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengatasi obesitas. Di era yang semakin instan seperti sekarang, diet Atkins menawarkan solusi cepat dan tepat dalam menurunkan berat badan. Seiring waktu, banyak dieter yang telah menjajal diet Atkins ini. Berbagai macam komentar menyeruak, ada yang pro dan ada yang kontra mengenai low-carb diet ini. Untuk lebih jelas mengenai diet Atkins ini, berikut beberapa fakta menarik tentang diet atkins yang mesti anda ketahui.

Fakta Menarik Tentang Diet Atkins yang Mesti Anda Ketahui

Sejarah Diet Atkins?


Alasan mengapa diet Atkins begitu populer dewasa ini karena awalnya diet ini diciptakan dan dikembangkan oleh seorang dokter kenamaan bernama Dr. Robert C. Atkins. Dirinyalah yang mempromosikan diet Atkins sebagai solusi terbaik untuk mengatasi masalah berat badan berlebih. Berbagai gerakan dilakukannya, salah satunya adalah membuat sebuah buku bertemakan program diet ciptaannya. Buku yang berjudul ‘Dr Atkins' Diet Revolution’ tersebut akhirnya menjadi best-seller dan menjadi panduan utama program diet diseluruh dunia. Atkins Nutritionals of Ronkonkoma merupakan sebuah perusahaan miliki Dr Atkins yang akhirnya mengalami kebangkrutan pada tahun 2005 yang lalu.

Seperti Apa Diet Atkins Itu?


Diet Atkins pada dasarnya adalah sebuah program diet sederhana dan mudah untuk dipahami. Inti dari diet Atkins adalah mengurangi asupan karbohidrat dan memperbanyak asupan protein untuk tubuh. Makanan-makanan berkarbohidrat tinggi dianggap sebagai faktor utama penyakit obesitas, sehingga metode paling tepat adalah dengan menghilangkan asupan makanan tinggi karbohidrat dalam pola makan sehari-hari. Dalam diet Atkins, sumber kalori didapatkan dari lemak ataupun protein bukan dari karbohidrat itu sendiri. Jadi pada intinya, diet Atkins ini menganjurkan dieter untuk memakan banyak makanan kaya protein dan mengesampingkan makanan rendah karbohidrat. (baca: diet dengan makanan rendah karbohidrat)

Makanan yang Harus Dikonsumsi Dalam Diet Atkins


Diet Atkins memiliki 4 fase yaitu fase induksi, fase berkelanjutan, fase pra perawatan, dan fase perawatan seumur hidup. Di tiap fasenya, makanan yang mesti dikonsumsi berbeda-beda. Fase induksi merupakan fase yang paling sulit karena harus menerapkan pola makan ketat. Dalam fase induksi ini, tidak lebih dari 20g karbohidrat yang mesti dimakan setiap harinya. Berikut beberapa makanan yang mesti dikonsumsi dalam diet Atkins:

  • Ikan dan Kerang-Kerangan

Ikan seperti salmon, sarden, tuna dan lain-lain sangat dianjurkan dalam diet Atkins. Kerang-kerangan seperti kepiting, udang, atupun kerang pada umumnya juga dianjurkan. Namun pastikan ikan dan kerang-kerangan tersebut masih fresh dan belum dimasukan dalam kaleng.

  • Daging Unggas dan Telur

Daging unggas seperti ayam, angsa, bebek, kalkun merupakan makanan yang dibolehkan dalam diet Atkin namun pastikan daging unggas tersebut tidak dalam bentuk kalengan. Telur dari berbagai unggas juga sangat dianjurkan untuk diet Atkins.

  • Daging

Daging seperti daging sapi, kerbau ataupun kambing dianjurkan dalam diet Atkins. Daging yang masih fresh sangat dianjurkan untuk diet Atkins.

  • Minuman

Untuk diet Atkins, minuman yang tidak mengandung gula dan kafein sangat dianjurkan. Minuman seperti jus buah, alkohol, ataupun kaldu sebaiknya dihindari dalam diet Atkins.

  • Bumbu

Untuk bumbu, diet Atkins menerapkan aturan ketat. Gula tidak boleh dikonsumsi dalam diet Atkins. Bumbu yang direkomendasikan dalam diet Atkins adalah minyak zaitun, cuka, jus lemon dan lain-lain.

Menarik sekali memang, setiap jenis diet punya kiatnya masing-masing untuk mencapai kesuksesan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal. Termasuk pula diet atkins, aturan pola makannya juga cukup ketat. Untuk itu, selain beberapa pengetahuan tentang diet atkins di atas, anda juga harus mengetahui apa efek samping diet atkins bagi kesehatan. Supaya bekal pengetahuan menjalani diet ini cukup dan tidak menimbulkan resiko di kemudian hari.


EmoticonEmoticon