Lemang Ketan, Kuliner Pelengkap Saat Bersilaturrahmi

Lemang Ketan, Kuliner Pelengkap Saat Bersilaturrahmi - Tradisi memperingati hari-hari besar seperti hari raya idul adha, idul fitri, maulid nabi, syukuran, upacara adat acap kali diiringi dengan tradisi bersilaturrahmi sesama umat muslim. Tidak lengkap rasanya apabila bersilaturrahmi hanya mengunjungi rumah orang lain tanpa dijamu makanan oleh tuan rumah. Bagi masyarakat yang berada di wilayah Indonesia bagian barat khususnya suku melayu, memasak lemang merupakan kebiasaan masyarakat sebagai makanan untuk menjamu tamu apabila berkunjung kerumah. Kebiasaan ini masih dipertahankan sampai sekarang.

Lemang ketan merupakan makanan olahan berbahan utama dari beras ketan berwarna putih atau hitam dan air santan kelapa. Sekilas bentuknya mirip ketupat atau lontong, yang membedakannya ketupat terbuat dari beras nasi dimasak dengan cara ditanak sedangkan lemang ketan ini terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan cara dibakar.

Selain rasanya yang gurih dan lezat, perpaduan daun pisang yang dimanteli oleh seruas bambu yang dibakar juga turut memberikan aroma khas pada lemang ketan yang timbul dari proses pembakaran tersebut. Bagi sahabat kuliner yang penasaran bagaimana cara membuat lemang ketan, yuk simak resep dan cara memasak lemang ketan berikut :

Resep Lemang Ketan


Bahan :

  • 1 liter beras ketan
  • 1 liter air santan kelapa
  • daun pisang secukupnya
  • garam secukupnya


Peralatan :

  • 1 ruas bamboo berkulit tebal dengan panjang 60 cm, diameter 6 cm. Bagian ujung bambu sudah dipotong untuk tempat masuknya adonan.
  • 1 buah pan atau wadah tempat adonan
  • Kayu bakar secukupnya
  • Daun pisang secukupnya

Cara Memasak Lemang Ketan

  • Pertama-tama, cuci dan bersihkan kulit bambu bagian dalam, kemudian tiriskan dengan arah ujung bambu meghadap kebawah.
  • Cuci dan bersihkan daun pisang.
  • Persiapkan kayu dan tungku bakal tempat pembakaran. Disarankan membuat bentuk tungku seperti foto dibawah.
kuliner lemang ketan
Foto 1 Tungku tempat pembakaran lemang. Besi diikat pada dua tiang penyangga lemang.
  • Tuangkan beras ketan kedalam suatu wadah (pan), lalu cuci sebanyak satu kali. Kemudian campurkan dengan garam dan santan. Aduk berkali-kali dan pastikan adonan bercampur sempurna.
  • Selanjutnya, masukkan daun pisang kedalam bambu dan pastikan melampisi seluruh kulit bagian dalam bambu. Hal ini wajib diperhatikan untuk mencegah api membakar adonan lemang secara langsung mengakibatkan lemang menjadi gosong
  • Masukkan adonan lemang kedalam bambu sehingga volume bambu terisi mendekati penuh.
kuliner lemang ketan
Foto 2. Disarankan volume bambu terisi dengan bobot 9/10.
  • Selanjutnya, nyalakan api pada tungku yang sudah disusun kayu bakar, lalu sandarkan bambu yang sudah berisi adonan lemang pada besi yang melintang dengan posisi kemiringan 80 derajat

kuliner lemang ketan
Foto 3. Proses pembakaran lemang
  • Putar-putar bambu dan lakukan berulang-ulang sampai 1 putaran penuh (360 derajat) supaya matangnya merata.
  • Tunggu munculnya lemang ke permukaan ujung lubang bambu. Ini menandakan bahwa lemang sudah matang.
  • Apabila sudah matang, angkat bambu.
  • Selanjutnya belah bambu menggunakan pisau. Disarankan membelah bambu secara vertikal dimulai dari bagian atas ujung bambu (bagian berlubang).
  • Pindahkan lemang yang sudah masak keatas piring. Lemang panas siap disantap.

Banyak variasi tambahan pelengkap saat menyantap lemang ketan, seperti ditemani gula pasir, gula merah, selai, kuah tapai ketan hitam, kuah bubur kacang hijau, bahkan buah durian yang sudah matang. Yang perlu diingat bahwa lebih gurih dan lezat apabila lemang ketan dimakan selagi panas.

kuliner lemang ketan
Foto 4 Lemang Ketan kuah tapai ketan hitam 
Demikianlah resep dan cara memasak lemang ketan. Semoga dapat menginspirasi sahabat kuliner dan silakan dicoba dirumah. Salam kuliner!


EmoticonEmoticon