Buka Puasa Gratis di Masjid Aceh

Tags

Kata “Gratis”, term yang paling disukai oleh semua orang. Selalu diburu-buru oleh komunitas pengidap KanKer (Kantong Kering), saya salah satunya. Hehe.. Apalagi soal makanan, “gratis” menjadi platform paling terdepan untuk manusia-manusia seperti saya ini. Maklum lah, anak kos punya prinsip “kalau ada yang gratis kenapa harus bayar”, singkatnya bisa disebut “ngirit”. Haha..

Memang yang gratis tidak selalu berakhir manis, tapi kali ini benar-benar manis. Buka puasa pertama saya pilih masjid yang sudah cukup punya reputasi untuk urusan kemakmuran perut, Masjid Baiturrahman Daerah Istimewa Yogyakarta namanya. Masyarakat sekitar sini lebih maklum dengan sebutan Masjid Aceh. Duduk manis sambil mendengar tausyiah menjelang berbuka. Beberapa menit sebelum waktu berbuka tiba, pasukan pembawa amunisi sajian buka puasa datang. Alhamdulillah, segelas teh panas dan nasi kotak ayam bakar.

Buka puasa gratis memang selalu menjadi primadona bagi para anak-anak kos. Sudah membudaya di Yogyakarta saat bulan Ramadhan tiba Masjid-masjid rame dengan sajian pembuka buka puasa (ta’jil). Bagi anak kos yang masih punya malu biasanya selama puasa berpindah-pindah Masjid, biar tidak ditandai sebagai muka gratisan. Tapi bagi yang orientasinya hanya makan enak dan gratis, tidak peduli mau dia dicap sebagai muka gratisan atau muka apapun yang penting kebutuhan pangan terpenuhi dengan baik.

Buka Puasa Gratis di Masjid Aceh

Mungkin teman-teman masih bertanya-tanya, kenapa ada nama Masjid Aceh di Yogyakarta. Memang masjid yang terletak di jalan lingkar selatan Kabupaten Bantul - Yogyakarta ini bisa disebut sebagai kembaran atau miniatur Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Masjid ini adalah sumbangan masyarakat dan Pemerintah Aceh sebagai bentuk solidaritas dan simpati atas peristiwa gempa bumi yang meluluhlantakkan ribuan bangunan dan masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2006 silam.

Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 900 meter persegi. Peletekan batu pertama pembangunan masjid ini dilakukan sendiri oleh Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar pada tahun 2006 silam. Pembangunan masjid ini merupakan reflkesi dari sikap kebersamaan masyarakat Aceh atas derita warga Bantul yang digempur gempa. Masjid Aceh ini diresmikan pada hari Jum’at tanggal 5 November 2010.

Untuk anggaran, Pembangunan masjid ini menghabiskan dana Rp 3,3 miliar, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2007 -2009. Kapasitas Masjid ini mampu menampung 1000 jamaah.

Itulah sedikit celotehan singkat saya tentang buka puasa gratis di salah satu masjid yang menyimpan momen sejarah Aceh-Jogja. Mudah-mudahan bisa menjadi referensi bagi teman-teman yang pada bulan Ramadhan ini sedang mencari Masjid yang menyediakan sajian buka puasa yang bergizi dan memadai, utamanya untuk kawan-kawan yang sedang indekos. 

2 komentar

Kalo Hp samsung galaxy nya juga gratis gimana? haha..


EmoticonEmoticon